Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Waktu SMA.

Usia SMA, Masih terlalu dini untuk mewujudkan impianmu. Tapi, itu adalah usia yang sempurna untuk memulai mimpimu. Itu memanglah sakit saat kau mengalami kegagalan. Tapi saat yg 100kali lebih baik untuk belajar supaya bangkit lagi. Karena kami masih SMA. ...kita hidup hari ini seperti hari ini adalah hari terakhir kita... Kami mampu mencintai dan juga membenci dengan penuh gairah. Kami belum dewasa. Ini dalah usia dimana kami mudah terluka. Tahun2 yg paling menyakitkan.. ...dan kami mengalami begitu banyak masa sulit. Meski begitu, seiring berjalannya waktu... alasan kenapa bisa dikatakan masa masa paling membahagiakan. Yaitu saat ada seseorang mengulurkan tangan hangatnya setelah kau terjatuh. Tidak lebih tidak kurang. Hanya satu orang saja. Dekati temanmu yg menangis dan katakan ini padanya "kau dan aku, tidak peduli rintangan apa yg menghadang, akan kita hadapi bersama." "Tak apa apa kalau kau terluka. Karena, kau masih SMA" fighting💪:') *dari dram...

Kenapa? Kok gaboleh sih?

Kok bisa sih pacaran gak boleh? Kan itu udah biasa, udah jd tren gt di indonesia bahkan seluruh dunia. klo gpnya pacar mah ah garing amat hidup" Eiiitttssss, ingat ya BUKAN BERARTI YANG TELAH MENDUNIA DAN UDAH SERING DILAKUKAN ITU BENAR, perbuatan yg salah wlwpun sudah sering dilakukan banyak org itu ya harus ditinggalkan. "Janganlah mendekati zina" Allah sendiri loh yang bilang melalui alquran. "Tapi gak ada tuh dalil dari quran atau hadits yg secara jelas gitu bilang gak boleh pacaran." Hey, kurang jelas apanya sihh?! Memang tidak ada, kata PACARAN tuh gak ada di quran, yang haramtuh bukan kata 'pacarannya'ituloh, tapiii PER-BU-A-TAN-NYA! Tetep aja, kamu gak pacaran cuma deket aja, cuma ttm-an aja cuma kakak kakakan aja (Tapi kelakuannya tetep aja kyk pacaran) same aje -_- kan aku bilang bukan kata pacarannya yg gak dibolehin tapi perbuatannya. Paham? "Tapi kan saya gak mendekati zina, saya gak zina, saya gak ngapangapain." Yakin gak ngapan...

Setelah saat itu

Ternyata indah, ini sangat indah. Bagaimana tidak, aku dapat merasakan kebahagiaan tanpa khawatir akan murkaNya. Dulu aku mengkhawatirkan ini, dulu aku selalu bertanya, apakah bisa aku berjalan dalam kesendirian? Aku seperti hilang arah, sudah sering hatiku bilang aku kehilangan arah. Tapi tidak! Dongengku telah berubah. Bahagia menyertaiku, walau perih harus ku telan. Namun ini sangat indah. Aah... rasanya aku semakin cinta pada Tuhanku. #semangatistiqomah

Karna aku sayang padamu kawan..

Bukan bermaksud untuk mengguruimu kawan. Hanya saja aku terus mengingatkan. Jika belum mampu menikah, maka alangkah baiknya jika kita menahan dan menjaga diri. Bukan.. Sama sekali bukan pacaran solusinya. Sudah sering ku ingatkan kawan, pacaran hanya mengundang dosa. Dosa dosa yang terus mengalir karna aktifitas pacaran selalu dilakukan setiap hari. Mulai dari hal kecil sampai terbesar. Mulai dari hanya melalui handphone sampai bertatap muka. Disitulah kawan, setan sedang beraksi, setia di telinga dan di hati. Ia memang kejam, namun kawan tak menyadari itu. Untuk apa??? Untuk apa kawan bahagia diatas ketidak ridhoanNya? Untuk apa kawan bahagia sedang dosa terus menodai hati. Untuk apa kawan bahagia di dunia jika akhirat akan menyiksa. Ya, itu akan menyiksa. Pasti menyiksa. Karna dosa hanya didiamkan, karna dosa terus ditambah dan dipelihara. Sudahi kawan. Cukup. Bukankah akhirat lebih kekal? Kawanpun tahu bukan? Itu lebih abadi, akankah kita merelakan keb...