Postingan

Menampilkan postingan dari 2020
Dari sebongkahnya kamu, mungkin aku hanyalah sebuah kerikil yang tak bernilai. Namun bolehkah, kerikil ini menemani tegakmu?
Mencintaimu dalam kesendirian, adalah bentuk ketaatanku kepada tuhan.
"Hidup bukan hanya perkara cinta..." Sejak saat itu aku belajar menghentikan rasa.

Pernah sahabat

Dulu pernah ada, Hari yang tanpa ia adalah hampa Tersenyum yang tanpa ia adalah tiada Seperti pohon siang hari yang tanpa bayangan adalah kedustaan Bukan petir yang mematikan tawa Apalagi dia Justru dirimu yang mematikan kita Yang pernah bernama sahabat, katanya. Tak ada lagi. Mati. Nengzhra, 17 Januari 2020

Menggenang

Hujan di persimpangan jalan Bersama sinaran jingga yang belum padam Menjatuhkan  butir-butir  kesenduan Mengalir hingga menyerap sampai akhir perbatasan Ada yang menggenang terjebak rindu yang terlalu Seperti kini, Kini yang aku merindukan Garis semyum nampak rembulan Hujan di persimpangan jalan Tak mampu menghanyutkan perasaan Malah semakin menggenang Memenuhi ruang kekosongan Nengzhra, 16 Januari 2020