Karna aku sayang padamu kawan..

Bukan bermaksud untuk mengguruimu kawan. Hanya saja aku terus mengingatkan. Jika belum mampu menikah, maka alangkah baiknya jika kita menahan dan menjaga diri. Bukan.. Sama sekali bukan pacaran solusinya. Sudah sering ku ingatkan kawan, pacaran hanya mengundang dosa. Dosa dosa yang terus mengalir karna aktifitas pacaran selalu dilakukan setiap hari. Mulai dari hal kecil sampai terbesar. Mulai dari hanya melalui handphone sampai bertatap muka. Disitulah kawan, setan sedang beraksi, setia di telinga dan di hati. Ia memang kejam, namun kawan tak menyadari itu. Untuk apa??? Untuk apa kawan bahagia diatas ketidak ridhoanNya? Untuk apa kawan bahagia sedang dosa terus menodai hati. Untuk apa kawan bahagia di dunia jika akhirat akan menyiksa. Ya, itu akan menyiksa. Pasti menyiksa. Karna dosa hanya didiamkan, karna dosa terus ditambah dan dipelihara. Sudahi kawan. Cukup. Bukankah akhirat lebih kekal? Kawanpun tahu bukan? Itu lebih abadi, akankah kita merelakan kebahagiaan di alam kekal dengan jalan menyimpang di dunia? Tidak. Itu sangat rugi kawan. Berat? Mungkin hanya diawal saja. Karna akan terasa jauh lebih indah bila kita berjalan dalam keridhaan Allah. Semoga kawan lebih mendengar pihak kanan daripada bisikan jahanam setan yang hanya ingin menyesatkan dan menjerumuskan. Aku mencintaimu kawan. 👭

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bolehkah kau bersamaku?