Menggenang

Hujan di persimpangan jalan
Bersama sinaran jingga yang belum padam
Menjatuhkan  butir-butir  kesenduan
Mengalir hingga menyerap sampai akhir perbatasan
Ada yang menggenang terjebak rindu yang terlalu
Seperti kini,
Kini yang aku merindukan
Garis semyum nampak rembulan
Hujan di persimpangan jalan
Tak mampu menghanyutkan perasaan
Malah semakin menggenang
Memenuhi ruang kekosongan

Nengzhra, 16 Januari 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bolehkah kau bersamaku?